TATA RIAS

Oleh : Heru Subagiyo, S.Sn.

Materi tata panggung ini digunakan untuk pembelajaran tingkat SMP

TKP : Setelah membaca dan mengerjakan tugas-tugas modul ini diharapkan Peserta belajar dapat:
1.  Menjelaskan kembali makna tata rias dalam teater
2. Memahami tugas dan fungsi tata rias dalam teater
3.  Memahami kegunaan tata rias dalam teater
4. Memahami bahan dan macam tata rias dalam teater

URAIAN MATERI

1. Pengetahuan Tata Rias

Tata rias disini adalah tata rias pentas, jadi segala sesuatu harus ditujukan untuk membentuk artistik yang mendukung pemeran dalam sebuah pementasan lakon. Tata rias yaitu bagaimana cara menggunakan bahan-bahan kosmetik untuk mewujudkan wajah atau gambaran peran yang akan dimainkan. Sebagai contoh seorang pemeran dalam kehidupan sehari-hari mungkin dikenal sebagai seorang pelajar, tetapi dipanggung dia akan menjadi manusia lain, menjadi seorang pemeran yang digariskan oleh seorang penulis lakon.

Hal yang perlu diperhitungkan dalam tata rias pentas yaitu : jarak antara penonton dengan yang ditonton dan intensitas penyinaran lampu. Dengan memperhitungkan daerah pandang penonton yang mempunyai jarak antara 4 sampai 6 meter maka akan mempengaruhi tebal-tipisnya tata rias. Begitu juga dengan intensitas cahaya dan warna cahaya akan sangat mempengaruhi warna dan kejelas sebuah tata rias.

2. Tugas dan Fungsi Tata Rias

Tugas tata rias yaitu membantu memberikan dandanan atau perubahan-perubahan pada para pemain sehingga terbentuk dunia pentas dengan suasana yang kena dan wajar. Tugas ini dapat merupakan fungsi pokok, dapat pula sebagai fungsi bantuan. Sebagai fungsi pokok, misalnya tata rias ini mengubah seorang gadis belia menjadi nenek tua atau seorang wanita memainkan peranan sebagai seorang laki-laki atau sebaliknya. Sebagai fungsi bantuan, misalnya seorang gadis muda harus memainkan peranan sebagai gadis muda, tetapi masih harus memerlukan sedikit riasan muka atau rambut dan hal-hal kecil lainnya.

3. Kegunaan Tata Rias

a.   Merias tubuh berarti merubah hal yang alami menjadi hal yang berguna artinya dengan prinsip mendapatkan daya
guna yang tepat. Bedanya dengan rias cantik adalah kalau rias cantik merubah hal yang jelek menjadi cantik
sedangkan rias untuk teater adalah merubah hal yang alami menjadi hal yang dikehendaki.

b.   Mengatasi efek tata lampu yang kuat.

c.   Membuat wajah dan badan sesuai dengan peranan yang dimainkan atau dikehendaki.

4. Faktor-faktor yang perlu Diperhatikan dalam Tata Rias
a. Rata dan halusnya base. Base yaitu bahan yang berguna untuk melindungi kulit dan untuk memudahkan
pelaksanaan dan penghapusan tata rias.
b. Kesamaan Foundation. Foundation yaitu bedak dasar yang memberikan dasar warna kulit sesuai dengan warna
kulit peran.
c. Penggunaan garis-garis yang layak. Garis-garis ini berguna untuk memperjelas anatomi muka, batas-batas bagian
wajah (alis, mata, keriput-keriput).
d. Harmoni antara sinar dan bayangan-bayangan. Highlight dan shadow memberi efek bahwa manusia itu tiga
dimensional.

5. Bahan-bahan Tata Rias
a. Base
, yang termasuk ini adalah bedak dingin atau coldcream. Cara memakainya dengan mengambil dengan
telunjuk, letakkan pada bagian yang menonjol, gosok dengan cara memutar sampai rata.
b. Foundation
, ada dua macam yaitu stick dan pasta. Cara menggunakannya sama dengan Base.
c. Lines,
gunanya untuk memberi batas anatomi muka. Macamnya ada Eyebrow pencil (membentuk alis dan
memperindah mata), Eyelash (membentuk bulu mata agar melengkung), Lipstick, Highlight dan Shadow
(menciptakan efek tiga dimensi pada muka), Eyeshadow (membentuk dimensi pada mata).
d. Rouge
, gunanya untuk menghidupkan  pipi dekat mata, tulang pipi, dagu, kelopak mata antara hidung dan mata.
e. Cleansing
, gunanya untuk membersihkan segala tata rias dan juga sebagai nutrient dan pengobatan padan kulit.

6. Macam-macam Tata Rias
a. Rias Jenis yaitu rias yang  dilakukan untuk merubah jenis seorang pemeran, dari laki-laki menjadi wanita atau
sebaliknya.

Gambar 10. Contoh Rias Jenis pada pentas naskah Prabu Maha Anu
karya Robert Pinget terjemahan Saini KM.

b. Rias Bangsa yaitu rias yang berfungsi untuk merubah seorang pemeran yang harus memainkan peranan bangsa lain.
Misalnya orang Indonesia memerankan tokoh berbangsa Afrika. Jadi harus tahu ciri-ciri setiap bangsa yang menjadi
ciri khas.

Gambar 11. Contoh Rias Bangsa Perancis abad XVIII

c. Rias usia yaitu rias yang berfungsi untuk merubah seorang pemeran menjadi orang lain yang usianya lebih tua dari
usia pemeran yang asli. Dalam rias rias ini perlu megetahui tentang anaomi manusia dan berbagai tingkat umur,
Ketuaan pada wajah biasanya ditandai dengan kerut pada bibir, dahi dan sudut mata.

Gambar 12. Contoh mengerjakan tata rias usia dari muda ke tua

d. Rias tokoh yaitu rias yang berfungsi untuk merubah seorang pemeran menjadi tokoh lain. Rias ini termasuk rias
yang agak sulit karena adanya hubungan antara bentuk luar dan watak seseorang. Misalnya rias tokoh untuk seorang
pelacur atau perampok. Rias tokoh sama dengan rias watak.
e. Rias temporal yaitu rias yang berfungsi untuk membeda-bedakan waktu. Misalnya rias sehari-hari akan berbeda
dengan rias mau ke pesta.
f. Rias aksen yaitu rias yang berfungsi untuk mempertegas aksen seorang pemeran yang mendekati peran yang akan
dimainkan. Misalnya Pemuda Jawa akan memainkan peranan sebagai pemuda Jawa.
g. Rias lokal yaitu rias yang ditentukan oleh tempatnya. Misalnya rias seorang petani di sawah akan berbeda dengan
petani tapi sudah dirumah.

Studi Kasus

Pada perayaan 17 Agustusan sekolah si Ardi mementaskan teater yang ceritanya mengisahkan perjuangan pangeran Diponegoro. Pertama yang dilakukan adalah membagi pekerjaan persiapan pementasan. Sebagian anak mendapat tugas menyiapkan panggung dan dekorasinya, ada yang menyiapkan kostum atau busana pentas, ada yang main dan sebagian menyiapkan tata rias atau make-up. Anak-anak (dibantu oleh bapak dan ibu guru) yang mendapat tugas merias mengalami kebingungan karena belum pernah merias sebelumnya. Maka anak-anak mulai mencari gambar pangeran Diponegoro untuk dicontoh dan digunakan untuk gambaran merias.

Ketika pertunjukan akan dilaksanakan, anak-anak yang bertugas merias mulai bekerja. Pemain utama mulai dirias dan dicoret-coret mukanya untuk mendapat kesan seolah-olah tua, ada yang muka dan tubuh diberi hitam kecoklatan untuk mendapat kesan karena luka memar. Sebagian anak memberi warna merah pada kaki atau tangannya untuk mengambarkan luka yang berdarah. Ada anak yang berperan menjadi nenek-nenek meskipun dia anak laki-laki dan sebagian menjadi tentara belanda.

Pada saat pertunjukan, penonton sangat gembira dan memberi tepuk tangan yang meriah, karena gambaran kesan yang ditampilkan anak-anak  begitu mendekati kenyataan perang Diponegoro. Anak-anak juga gembira karena penonton juga gembira.

Dari kasus diatas, kira-kira apa yang dapat kita simpulkan. Apakah ada korelasi antara kesimpulan anda dengan teori yang baru saja anda pelajari. Benarkah apa yang dilakukan anak-anak, bahwa merias atau tata rias itu hanya untuk mendapatkan kesan gambaran yang sebenarnya, coba jelaskan menurut bahasa anda sendiri. Kalau anda kurang memahami silahkan membaca kembali pengetahuan tata rias di atas.

TUGAS

  1. Coba deskripsikan apa yang dimaksud dengan tata rias.
  2. Apa fungsi dan kegunaan tata rias dalam teater ?
  3. Sebelum kita merias apa yang perlu kita perhatikan ?
  4. Ada berapa macam tata rias yang anda ketahui ?
  5. Coba anda merancang tata rias dalam bentuk gambar sketsa dan jelaskan jenis rias apakah yang anda rancang tersebut.

~ oleh teaterku pada 25 Maret 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: